Rempong Urusan Semester Pendek

Rempong Urusan Semester Pendek



Hallo.

Sudah baca tulisan ane kemarin belum yang berjudul “ Salam Hangat Dari Risapu “. Kalau belum, coba deh dibaca sebelum baca postingan ini.

Mau ceritain pengalaman yang lumayan rempong nih. Baru pertama kali soalnya. Ini tentang ngurusin semester pendek di kampus tercinta, STEI SEBI. Nah, udah pada tahukan semester pendek itu apa ?. Kalau belum tahu ane coba sedikit share apa itu semester pendek ?.

Semester pendek adalah semester yang dilaksanakan sebelum semester baru dimulai. Di kampus lain semester pendek menjadi pilihan mahasiswa untuk ngambil mata kuliah pilihan yang diinginkan atau untuk mengulang mata kuliah.

Sedangkan di kampus ane tercinta (STEI SEBI) hanya menyediakan semester pendek untuk mahasiswa yang mengulang mata kuliah saja. Karena memang mata kuliahnya sudah dipaketin per semester kecuali ditingkat akhir akan ada sks untuk mata kuliah pilihan kita. Itu sekilas pengertian tentang semester pendek. Ane mau ceritain dulu kenapa ane mau ngambil semester pendek.

Ini berawal dari kiriman temen di grup angkatan (KAAMIL SEBI 2013) yang mengabari kalau dia sedang di kampus dan menanyakan apakah ada yang bisa dibantu ?. Langsung ane japri idzni yang tadi ngasih kabar di grup angkatan. Ane minta idzni untuk lihatin nilai baru untuk kelas ane, AS 2013 A. Selang beberapa menit ada kiriman beberapa foto dari idzni. Yaitu berupa foto nilai akhir mata kuliah ayat dan hadits, Fiqh Muamalah, dan Akutansi Keuangan II.

Mata ane langsung menuju hasil Akutansi Keuangan II. Karena dua mata kuliah yang tadi sudah tahu sebelum liburan. Kemudian mata ane langsung tertuju kepada NIM yang belakangnya 60. Setelah dilihat nilai yang tertera dalam foto tersebut membuat ane sangat kaget. Bagaimana tidak kaget, jelas saja ane mendapatkan nilai “ D “ untuk mata kuliah Akutansi Keuangan II.

Setelah menenangkan diri dan berfikir positif. Ane forward ke grup kelas ane. Responnya macem-macem. Ada yang bersyukur, ada yang seneng banget, ada yang agak kecewa, ada yang gak nongol. Yang gak nongol mungkin lagi nyiapin takjil berbuka. Ruehehe ^^,

Setelah banyak chat berdatangan membahas hasil ini. Ane langsung minta nomer dosen yang mengajar. Mengabarkan bahwa ane mendapatkan nilai “ D “ dan menanyakan apakah ada remedial atau semester pendek. Beliau dengan tegas menjawab tidak ada remedial dalam mata kuliah. Untuk semester pendek harap tanyakan bidang akademik. Itu jawaban beliau.

Ane mengajukan semester pendek karena banyak juga yang mengulang untuk mata kuliah ini. Kalau di total tiga kelas ada kurang lebih 20an orang. Ini awal dari kerempongan urusan semester pendek.

Kemudian ane mengabari hasil chat ane dengan dosen yang mengajar mata kuliah itu. Kemudian inisiatif ane untuk buat grup sekumpulan orang yang ngulang mata kuliah tersebut. Setelah itu ane buat jarkoman di grup angkatan untuk bisa japri ane dan ane bisa masukan ke grup tersebut.

Menunggu hampir hitungan jam. Gak ada yang japri ane. Tapi tiba-tiba ane dimasukin ke grup yang tadinya mau ane buat. Ya sudahlah ane mengalah.

Satu persatu banyak yang masuk grup tersebut. Awalnya hanya kelas ane. Kemudian dua kelas lainnya bermunculan. Diskusi dimulai dari apa itu semester pendek. Kemudian berlanjut dengan voting pemilihan dosen pengajar, sampai diskusi tanggal dan durasi.

Banyak hikmah yang bisa ane ambil dalam kerempongan ini. Mulai dari husnudzon kepada Allah, sabar dalam musibah, sampai meningkatkan semangat untuk mencari ilmu. Mungkin ini awal dari kesuksesan ane. Seorang pelari akan berlari kencang jika dia mundur untuk mengambil ancang-ancang untuk berlari kencang. Dan ini saatnya ane dan teman-teman merubah kehidupan kita.

Salam Sukses ^^,


Risapu
Rempong Urusan Semester Pendek Rempong Urusan Semester Pendek Reviewed by Riski Saputra on 9:03:00 PM Rating: 5

No comments:

Please Comment This Article

Powered by Blogger.