HATI - HATI TEMAN....
Jakarta Kasus penipuan investasi penggandaan uang kembali terjadi. Dalang penipuan dengan modus bisnis tiket wisata ini adalah sepasang suami istri. Mereka membawa kabur uang nasabahnya sebesar Rp 2,3 miliar lebih.
"Naruh uang terus diputar. Totalnya sejauh ini dari yang sudah melapor ada Rp 2,3 miliar," kata Kasat Reskrim Polres Kabupaten Bekasi Kompol Dedy Murti saat dihubungi detikcom, Kamis (31/5/2012).
Dedy mengatakan sejauh ini sudah ada 7 korban yang melaporkan kasus ini. Laporan pertama tanggal 24 Mei. Dari situ, satu per satu korban berdatangan. Sebelum melapor, para korban mendatangi rumah pasutri di Perumahan Graha Asri, Jl Cisadane Raya RT 003/08, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
"Nasabah masih terus berdatangan. 1-2 Orang selesai lapor terus datang lagi yang baru. Sampai saat ini ada 7 korban yang sudah kita mintai keterangan. Itu maraton," ujarnya.
Para korban sempat mengacak-acak rumah pasutri tersebut. Namun rumah itu sudah kosong. Pasutri sudah kabur.
"Kita sudah bilang jangan seperti itu. Anggota juga sudah turun ke lapangan mencari pelaku," jelasnya.
Tipe investasi ini yakni meraup keuntungan 10-20 persen dari uang yang sudah ditanam. Misalkan menanam uang senilai Rp 10 juta, tiap bulan akan mendapatkan Rp 2 juta, dan begitu seterusnya.
(gus/nrl)
sumber dari : http://news.detik.com/read/2012/05/31/165545/1929669/10/penipuan-investasi-di-bekasi-pasutri-larikan-uang-nasabah-rp-23-m
Jakarta Kasus penipuan investasi penggandaan uang kembali terjadi. Dalang penipuan dengan modus bisnis tiket wisata ini adalah sepasang suami istri. Mereka membawa kabur uang nasabahnya sebesar Rp 2,3 miliar lebih.
"Naruh uang terus diputar. Totalnya sejauh ini dari yang sudah melapor ada Rp 2,3 miliar," kata Kasat Reskrim Polres Kabupaten Bekasi Kompol Dedy Murti saat dihubungi detikcom, Kamis (31/5/2012).
Dedy mengatakan sejauh ini sudah ada 7 korban yang melaporkan kasus ini. Laporan pertama tanggal 24 Mei. Dari situ, satu per satu korban berdatangan. Sebelum melapor, para korban mendatangi rumah pasutri di Perumahan Graha Asri, Jl Cisadane Raya RT 003/08, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
"Nasabah masih terus berdatangan. 1-2 Orang selesai lapor terus datang lagi yang baru. Sampai saat ini ada 7 korban yang sudah kita mintai keterangan. Itu maraton," ujarnya.
Para korban sempat mengacak-acak rumah pasutri tersebut. Namun rumah itu sudah kosong. Pasutri sudah kabur.
"Kita sudah bilang jangan seperti itu. Anggota juga sudah turun ke lapangan mencari pelaku," jelasnya.
Tipe investasi ini yakni meraup keuntungan 10-20 persen dari uang yang sudah ditanam. Misalkan menanam uang senilai Rp 10 juta, tiap bulan akan mendapatkan Rp 2 juta, dan begitu seterusnya.
(gus/nrl)
sumber dari : http://news.detik.com/read/2012/05/31/165545/1929669/10/penipuan-investasi-di-bekasi-pasutri-larikan-uang-nasabah-rp-23-m
No comments:
Please Comment This Article